Showing posts with label Jamsostek. Show all posts
Showing posts with label Jamsostek. Show all posts

Tuesday, 11 March 2014

Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

 
BPJS Ketenagakerjaan alias Jamsostek dulunya, memiliki program yang sama JHT atau Jaminan hari Tua.
Nah kemarin saya mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan cab Bogor untuk mencairkan dana JHT saya.

Sebelumnya saya telp call center BPJS Jamsostek di 021-500910 untuk memastikan bahwa JHT saya sudah bisa dicairkan.

Meskipun saya tinggal di Bandung dan akan mencairkan di Bogor tidak masalah tidak perlu dokumen yang aneh-aneh.

Syaratnya gampang saja :

1. Kartu Jamsostek asli
2. KTP asli dan Foto copy
3. Kartu Keluarga asli dan Foto Copy
4. Paklaring atau surat tanda berhenti kerja asli dan Foto copy
5. Buku Rekening dan Foto copy jika ingin ditransfer

datang kesana dan isi form kemudian serahkan ke bagian pemeriksaan.

Setelah dipanggil disana nanti akan di cek satu persatu dokumen asli dan foto copynya.
Jangan lupa bakalan di foto disana jadi kudu sisir rambut dulu...hehehehe

karena saya minta di transfer ke rekening bank mandiri maka saya sertakan foto copy buku tabungan bank mandiri. Saat datang untuk pencairan hari Jumat pukul 14.30 siang hari dan menurut mereka hari Rabu bisa cair, jadi 4 hari. Ternyata hari senin pagi Alhamdulillah sudah cair.

Semoga bermanfaat.

Wednesday, 15 January 2014

Berobat pake jamsostek sebelum kartu BPJS Jadi

 
Masa transisi pasca meleburnya jamsostek dan ASKES menjadi BPJS, 1 Januari 2014, ternyata tidak semuanya Rumah Sakit Swasta masuk dalam program BPJS tersebut, alhasil surat rujukan dari Klinik ke beberapa RS Swasta yang sebelumnya telah bekerja sama dengan Jamsostek sebelum 1 Jan 2014, ditolak dengan alasan tidak bekerja sama lagi dengan jamsostek/BPJS bahkan ada beberapa pasien kebetulan teman saya sendiri yang sedang di rawat di salah satu RS Swasta, yang menggunakan jamsostek dianjurkan pulang tgl 31 Des 2014, kecuali dibayar pribadi karena RS ybs belum bekerja sama dengan BPJS.

Nah, saya jadi penasaran mencoba menggunakan kartu jamsostek, kebetulan 31 Des 2013 saya masih mempergunakan jamsostek rujukan instalasi Farmasi di RS Swasta.
Dan benar akhirnya ditolak, kembalilah ke klinik asal rujukan, minta diganti rujukan Farmasi ke RSUD,
dan sampai disana saya pikir selesai?!? ternyata tidak, ditolak dengan alasan, Rujukan Farmasi harus disertai Salinan Resep yang dikeluarkan dari RSUD (internal) tidak boleh dari RS luar.

Akhirnya balik lagi deh ke klinik minta ganti rujukan dari farmasi ke dokter spesialis, ...
Sempat tanya sana - sini, ternyata kalo di RSUD itu antri untuk ambil nomor ke dokter spesialis syaraf harus antri dari shubuh....

Antri ambil nomor

Jumat 10 Januari 2014 setelah sholat shubuh meluncur ke RSUD Cibinong....sampe disana ..glekk....
(nelen ludah dolo...) liat antrian panjang tapi bagian depan kosong, ternyata sudah dibooking meski orangnyta tidak ada.
Yang antri di depan..helm...sendal..sepatu..gelas aqua...tas...wakakakakaka lucu bener...jadi inget film MR Bean.

Mulailah mengantri...jam 05:45 petugas bersiap2 membuka pintu...brrrrrrr..langsung orang2 memasuki antrian tadi...helm..tas..sendal..berganti jadi orang.

Akhirnya ambil nomor antrian...dibuka jam 6:00 teet...pintu dibuka, petugas didalam menanyakan tujuan pemeriksaan ke dokter apa? saya jawab ke dokter syaraf, kemudian petugas jaga menekan tombol dokter syaraf...tet keluar nomor antrian dipanggil "97".

Antri dipanggil sesuai nomor

Nomor 97 akhirnya dipanggil jam 07:30  ..masukkan berkas...di loket 4....selesai di input datanya...disuruh masukkin berkas lagi di loket askes dll.....bagi yg bayar cash alias sendiri bisa sangat cepat di loket paling kiri kemudian dipanggil di loket Bank BJB.... kebetulan saya salah masukin berkas ke loket diujung kiri..alhasil dipanggil di loket Bank BJB, saya bilang sama jamsostek...eh dikembalikan lagi suruh ditumpuk di loket ASKES. yaah...sudah kelewat beberapa orang deh....

Antri di loket ASKES

waduuh tumpukan dokumennya banyaaakk...dipanggil lagi akhirnya jam 9:00 dan dapet nomor tunggu 27 di dokter syaraf.

Di Dokter Syaraf

Jam 10 akhirnya dokternya datang...Antrian nomor 27 dipanggil pukul 11:00...ternyata didalam ruangan antri 3 orang...hehehehe......setelah diperiksa beres pukul 11:10 dapet resep dokter untuk diambil di apotek/farmasi. Meluncurlah ke farmasi yg terletak di gedung sebelah.

Menunggu ambil obat di Farmasi 

Pukul 11:15 masukkin resep....dipanggil beres pukul 12:05..Alhamdulillah langsung cabut ke masjid...masih belum Adzan Sholat Jumat.

begitulah pengalaman saya..smoga bermanfaat bagi yg membutuhkan..maksudnya siap2 antri dan sabar menunggu yaahhhh.